PKB Purworejo Genjot Regenerasi, 120 Anak Muda Digembleng Jadi Kader Perubahan

oleh
Ketua LKK DPC PKB Purworejo Budi Sunaryo, saat memberikan materi pada Pendidikan Kader Loyalis, Minggu (07/12/2025).

KORANJURI.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Purworejo menunjukkan komitmen seriusnya dalam regenerasi kepemimpinan dengan menyelenggarakan Pendidikan Kader Loyalis (PKL).

Berlangsung Minggu (07/12/2025), kegiatan wajib dari DPP PKB ini digelar oleh Lembaga Kaderisasi dan Kepemimpinan (LKK) DPC PKB Purworejo di Gedung Graha Siola, RM Dargo. Secara seremoni, kegiatan PKL dibuka oleh Sekretaris DPC PKB Purworejo, Toha Mahasin, dengan seluruh materi disampaikan oleh instruktur yang wajib memiliki sertifikat sesuai aturan internal PKB.

Ketua LKK DPC PKB Purworejo, Budi Sunaryo, menjelaskan bahwa PKL merupakan bagian penting dari agenda nasional partai untuk menyiapkan pemimpin masa depan yang berintegritas dan menjadi agen perubahan.

“Kami mengundang 120 anak muda berusia 17 hingga 35 tahun. Mereka adalah kader-kader muda yang kami gembleng agar menjadi kader terbaik,” ujar Budi Sunaryo.

Dengan enam anggota DPRD PKB di Purworejo, setidaknya 600 kader baru direkrut setiap tahun di tingkat dapil, dan 1.000 kader di tingkat kabupaten dalam lima tahun.

Materi yang diberikan selama pelatihan meliputi pemahaman dasar politik, pentingnya berpolitik melalui PKB, hingga menjadikan Gus Muhaimin sebagai role model kader. Budi Sunaryo menekankan bahwa politik harus dipandang sebagai jalan untuk mengatur semua aspek kehidupan, bukan hal yang harus dijauhi.

Antusiasme peserta melebihi ekspektasi. Dari target 100 peserta, 120 anak muda hadir untuk mengikuti pendidikan ini.

Muhaimin, Anggota Komisi B DPRD Jawa Tengah dari Fraksi PKB yang turut hadir, mengapresiasi tingginya minat ini.

“Kalau tidak kami batasi, pesertanya bisa lebih banyak. Ini menunjukkan bahwa PKB menjadi salah satu partai yang diminati anak muda di Purworejo,” kata Muhaimin.

Ia menegaskan, kaderisasi pemuda adalah kunci untuk memperbaiki kualitas demokrasi dan kepemimpinan nasional, sebab merekalah yang akan menjadi pengambil kebijakan dalam 20 tahun mendatang.

Muhaimin berharap para kader muda yang digembleng dalam materi doktrin kepartaian, kepemimpinan, dan etika politisi ini tidak hanya menjadi partisipan, melainkan terjun langsung sebagai pelaku politik di tingkat desa hingga kabupaten.

Dengan masifnya kaderisasi ini, PKB Purworejo optimistis dapat menjadi pemenang Pemilu di Purworejo pada tahun 2029 atau 2031.

“Harapan kami, anak muda yang direkrut hari ini nantinya terlibat aktif di kepengurusan PKB. Mereka harus punya peran dalam memperkuat basis PKB dan memberikan pencerahan politik di wilayah masing-masing,” tutup Muhaimin. (Jon)