SMK Pansa Kutoarjo Revitalisasi Gedung dan Bangun Bengkel Standar Industri Rp1,8 Milyar

oleh
Prosesi peletakan batu pertama pembangunan RPS SMK Pansa Kutoarjo dan foto bersama - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – SMK Pancasila 1 Kutoarjo (SMK Pansa) resmi memulai langkah besar dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi melalui program Revitalisasi SMK Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal SMK.

Program dengan anggaran bantuan pemerintah sebesar Rp1.857.000.000,- ini dimulai dengan prosesi peletakan batu pertama pada Senin (20/07/2026).

Acara peletakan batu pertama dilakukan oleh Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Suci Priyono, S.E., M.M., dengan didampingi Pengawas SMK serta pihak Yayasan Bina Tani Bagelen Purworejo.

Kepala SMK Pansa Kutoarjo, Septi Endah Parwati, M.Pd., menjelaskan bahwa dana bantuan swakelola tersebut dialokasikan untuk pembangunan fisik dengan fokus utama, pembangunan Ruang Praktik Siswa (RPS) baru serta rehabilitasi sembilan ruang fasilitas sekolah.

“Pembangunan ini mencakup satu unit RPS baru senilai Rp1,8 miliar lebih dan rehabilitasi sembilan ruangan. Rehabilitasi meliputi lab komputer 1, 2, 3, dan 4, serta lima ruang kelas yang berfokus pada perbaikan atap dan lantai,” ujar Septi, Selasa (21/07/2026).

Gedung RPS yang diperuntukkan bagi Konsentrasi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR) ini dirancang seluas 10 x 30 meter dengan struktur dua lantai. Lantai atas akan difungsikan sebagai dua ruang teori, sedangkan lantai bawah dialokasikan penuh untuk area praktik yang dilengkapi peralatan modern seperti two-post car lift.

Septi menekankan, fasilitas bengkel yang dibangun telah disesuaikan sepenuhnya dengan spesifikasi dan standar dunia industri modern.

“Bengkel lama kami secara pengerjaan belum memenuhi standar proporsional postur mekanik industri, terutama saat mobil diangkat dengan car lift. Dengan gedung RPS baru ini, tata ruang dan tingginya sudah disesuaikan standar industri sehingga siswa dapat berpraktik secara sempurna,” jelasnya.

Fasilitas baru ini nantinya tidak hanya mendukung Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) harian, tetapi juga disiapkan sebagai tempat Uji Kompetensi Keahlian (UKK) siswa kelas 12 yang bakal diuji langsung oleh penguji eksternal dari Daihatsu.

Pengerjaan fisik ditargetkan rampung pada bulan Desember 2026 dan siap diresmikan di pertengahan bulan yang sama. Pihak sekolah juga berharap pada tahap pengusulan berikutnya dapat memperoleh bantuan lanjutan berupa kelengkapan alat-alat praktik pendukung.

Melalui modernisasi fasilitas ini, Septi berharap lulusan SMK Pansa Kutoarjo memiliki daya saing tinggi dan semakin diminati oleh pasar kerja industri otomotif nasional.

“Untuk anak-anak, manfaatkan fasilitas yang representatif ini untuk belajar sungguh-sungguh agar siap bersaing di dunia kerja. Bagi masyarakat Purworejo dan Kutoarjo, ini bukti komitmen SMK Pansa Kutoarjo untuk terus menunjukkan eksistensi dan memberi kontribusi nyata bagi dunia pendidikan,” pungkasnya. (Jon)