KORANJURI.COM – Bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Purworejo dan PMI, SMK TI Kartika Cendekia Purworejo mengadakan kegiatan donor darah, Senin (21/07/2025).
Diikuti puluhan pendonor dari siswa, guru, karyawan dan masyarakat sekitar, kegiatan donor darah tersebut dilakukan sebagai bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka.
Menurut Kepala SMK TI Kartika Cendekia Purworejo, Agus Setya Ardiyanto, A.Md., kegiatan ini bertujuan membangun kemandirian, kesehatan, dan kemitraan siswa serta meningkatkan kesadaran untuk berbagi dengan menyumbangkan darah bagi orang lain.
“Dalam Kurikulum Merdeka ada 8 standar profil lulusan. Salah satunya adalah kesehatan, kewargaan dan kolaborasi,” jelas Agus, di sela kegiatan.
Dalam kolaborasi ini, kata Agus, dalam hal kemitraan pihaknya tidak hanya menggandeng mitra dari dunia industri saja, tapi juga bisa menggandeng mitra instansi atau lembaga pemerintahan.
Karena itu, sebut Agus, dalam hal ini pihaknya menggandeng Pemerintah Kecamatan Purworejo dan PMI. Dari target awal hanya 40 an pendonor, namun dalam pelaksanaannya melebihi dari target
“Kita pernah di 2010. Karena ini merupakan implementasi dari Kurikulum Merdeka maka kegiatan ini kita giatkan kembali program donor darah ini,” terang Agus.
Kedepannya, ujar Agus, pihaknya akan membuat kerjasama atau MoU bahwa program ini akan kita jalankan rutin tiap 3 bulan sekali.
Sutarto, Sekcam Purworejo, mengapresiasi kerja sama ini dan berharap kemitraan terus bersinergi dengan kegiatan lainnya.
Kegiatan donor darah ini juga merupakan tindak lanjut dari pelatihan PMR yang pernah diadakan di sekolah oleh PMI.
“Sebagai tindak lanjut dari kemitraan ini di SMK TI Kartika Cendekia Purworejo kedepan di bulan Agustus-September akan ada pelatihan konten kreator bagi disabilitas Kabupaten Purworejo,” pungkas Agus. (Jon)





