KORANJURI.COM – Program Studi (Prodi) Pendidikan Teknik Otomotif (PTO) Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Magang Mahasiswa sekaligus sosialisasi visi keilmuan program studi di sejumlah mitra industri, Kamis (17/04/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan di PT BRA Mitsubishi Kebumen, ATPM Suzuki Purwokerto, serta beberapa bengkel otomotif di wilayah Cilacap. Seluruh dosen Prodi PTO turut serta dalam kegiatan ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjamin mutu pelaksanaan magang serta memperkuat kemitraan strategis dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Kaprodi PTO UMPWR Dwi Jatmoko, M.Pd., yang turut hadir pada kegiatan tersebut menyampaikan, bahwa kegiatan monitoring dilakukan melalui kunjungan langsung ke lokasi magang, diskusi dengan pembimbing industri, serta evaluasi kinerja mahasiswa di tempat kerja.
“Tim dosen menelaah aspek kompetensi teknis, kedisiplinan, etos kerja, komunikasi, serta kemampuan pemecahan masalah mahasiswa selama menjalani magang,” jelas Dwi Jatmoko.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mahasiswa mampu beradaptasi dengan budaya kerja industri dan menerapkan kompetensi perawatan serta perbaikan kendaraan sesuai standar operasional yang berlaku.
Selain monitoring, kegiatan ini juga menjadi momentum sosialisasi visi keilmuan Prodi PTO kepada para mitra industri. Visi keilmuan Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif adalah “Menjadi program studi yang unggul dalam pendidikan vokasional teknologi otomotif bidang perawatan dan perbaikan kendaraan, berjiwa wirausaha, profesional, serta berlandaskan nilai-nilai Islam.”
Visi tersebut disampaikan sebagai dasar penguatan kolaborasi akademik dan industri, sekaligus memastikan bahwa kurikulum dan proses pembelajaran selaras dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan teknologi otomotif yang terus berkembang.
Dalam kesempatan tersebut, tim Prodi PTO juga membawa dokumen kerja sama (MoU) sebagai bentuk penguatan kemitraan yang mencakup penempatan magang mahasiswa, keterlibatan praktisi industri sebagai dosen tamu, pengembangan teaching factory, penelitian terapan berbasis kebutuhan industri, serta peluang rekrutmen lulusan.
“Langkah ini diharapkan semakin memperkuat implementasi link and match antara perguruan tinggi dan industri,” tegas Dwi Jatmoko.
Melalui kegiatan Monev dan sosialisasi ini, kata Dwi Jatmoko, Prodi PTO UMPWR menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas lulusan agar memiliki kompetensi teknis yang unggul, jiwa kewirausahaan, profesionalisme kerja, serta karakter yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
“Sinergi berkelanjutan dengan dunia industri menjadi bagian penting dalam mewujudkan lulusan yang siap bersaing dan berkontribusi di masyarakat,” tutup Dwi Jatmoko. (Jon)





