KORANJURI.COM – Program Studi (Prodi) Pendidikan Teknik Otomotif (PTO) Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) melaksanakan kunjungan edukatif ke Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Tangerang.
Pameran otomotif bertaraf internasional ini menjadi ajang unjuk inovasi dan perkembangan teknologi kendaraan masa depan.
Kegiatan yang diikuti oleh 5 dosen dan 51 mahasiswa ini pada Senin (03/08/2026), merupakan implementasi pembelajaran berbasis industri untuk memperkuat kompetensi lulusan sekaligus mendukung terciptanya link and match antara perguruan tinggi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
Kaprodi PTO UMPWR, Dwi Jatmoko, M.Pd., mengungkapkan, rombongan Prodi PTO disambut hangat oleh panitia penyelenggara sejak tiba di lokasi pameran. Seluruh peserta diberikan ID Card sebagai akses memasuki berbagai hall pameran yang menampilkan inovasi terbaru dari perusahaan otomotif nasional maupun internasional.
Menurut Dwi Jatmoko, selama kunjungan, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar secara langsung melalui observasi berbagai perkembangan teknologi otomotif, mulai dari kendaraan penumpang, kendaraan niaga, kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV), teknologi ramah lingkungan, sistem keselamatan kendaraan, hingga berbagai komponen dan aksesori otomotif modern.
“Pembelajaran ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melihat secara nyata implementasi teknologi yang selama ini dipelajari di bangku kuliah,” ujar Dwi Jatmoko, Rabu (05/08/2026).
Tidak hanya melakukan observasi, mahasiswa juga aktif berdiskusi dengan para engineer, teknisi, dan perwakilan perusahaan otomotif mengenai perkembangan teknologi mesin, elektrifikasi kendaraan, digitalisasi sistem otomotif, teknologi keselamatan, serta tantangan industri otomotif di masa depan.
Antusiasme mahasiswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada para profesional industri sehingga tercipta suasana belajar yang interaktif.
Berbagai merek otomotif ternama turut dikunjungi, di antaranya Volvo, Mercedes-Benz, Hino, Toyota, Mazda, Mitsubishi Motors, Chery, serta berbagai perusahaan otomotif lainnya yang menampilkan inovasi kendaraan dan teknologi terkini.
“Mahasiswa mendapatkan wawasan baru mengenai tren industri global yang saat ini bergerak menuju kendaraan listrik, energi ramah lingkungan, konektivitas digital, serta teknologi mobilitas masa depan,” jelas Dwi Jatmoko.
Dalam kunjungan tersebut, Prodi PTO UMPWR juga melakukan penjajakan kerja sama dengan beberapa mitra industri. Salah satunya dengan PT Krukum Surabaya yang bergerak di bidang teknologi konversi energi pada sepeda motor, serta Dexa Jakarta sebagai calon mitra kerja sama dalam pengembangan pendidikan, peningkatan kompetensi mahasiswa, pelaksanaan magang, kuliah praktisi, penelitian, maupun kegiatan akademik lainnya.
Penjajakan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jejaring kemitraan Prodi PTO dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
Dwi Jatmoko menyampaikan bahwa kunjungan edukatif ini merupakan bagian dari komitmen program studi dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri.
“Melalui kegiatan ini kami berharap mahasiswa memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai perkembangan teknologi otomotif global sehingga mampu meningkatkan kompetensi dan kesiapan menghadapi dunia kerja. Selain itu, kunjungan ini diharapkan semakin mempererat kerja sama Prodi PTO dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), sehingga dapat membuka lebih banyak peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, magang, serta pengembangan kompetensi mahasiswa,” terang Dwi Jatmoko.
Dalam kunjungan tersebut, diakhiri dengan sesi foto bersama antara dosen, mahasiswa, dan sejumlah perwakilan perusahaan otomotif sebagai simbol terjalinnya komunikasi dan sinergi yang baik antara perguruan tinggi dengan industri.
“Ke depan, Prodi PTO UMPWR berkomitmen untuk terus memperluas kemitraan dengan berbagai perusahaan otomotif sehingga proses pembelajaran semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu menghasilkan lulusan yang profesional, inovatif, dan siap bersaing di dunia kerja,” tutup Dwi Jatmoko.(Jon)





