KORANJURI.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMPN 8 Purworejo yang resmi keluar sebagai Juara Umum dalam ajang Lomba Mata Pelajaran Agama Islam dan Seni Islam (MAPSI) Tingkat Kabupaten Purworejo tahun 2026.
Pelaksanaan kompetisi yang berlangsung selama dua hari, dari Selasa (15/9) hingga Rabu (16/9/2026) ini, menjadi momen bersejarah. Berkat kemenangan gemilang ini, piala bergilir MAPSI resmi menjadi milik permanen SMPN 8 Purworejo setelah berhasil meraih juara umum selama tiga kali berturut-turut pada tahun 2024, 2025, dan 2026.
Dari 11 siswa yang dikirimkan untuk mengikuti 8 cabang mata lomba, yakni Dai, Tilawah, Tahfidz, Tartil, Rebana, CCI, Adzan dan Kaligrafi, kontingen SMPN 8 Purworejo sukses memborong 6 gelar kejuaraan.
Lima di antaranya bahkan menyabet Juara 1 sekaligus mengamankan tiket maju ke tingkat Provinsi Jawa Tengah yang dijadwalkan pada 13–15 November 2026 mendatang.
Prestasi ini, Juara 1 CCI (Cerdas Cermat Islam): Tim beranggotakan Nayla (9F), Lulu (9F), dan Azizah (9E), Juara 1 Dai Putra: Bryan Falenza Pratama (9F), Juara 1 Dai Putri: Nafisah Aulia Syifa Indriani (8B), Juara 1 Tahfidz Putri: Putri Manik Imandoyo A (8B), Juara 1 Tilawah Putri: Ayu Ruphi Lestari (9B) dan Juara Harapan 1 Adzan: Lutfi Amar Wijaya (8D).
Kepala SMPN 8 Purworejo, Drs. Joko Indarto, mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas pencapaian luar biasa anak didiknya yang melampaui target awal.
Target kita sebenarnya minimal dapat tiga emas dari delapan cabang lomba untuk mengamankan piala tetap. Alhamdulillah, di luar dugaan malah dapat lima medali emas sehingga piala bergilir resmi menjadi piala tetap di SMPN 8,” ujar Joko Indarto, Kamis (17/09/2026).
Sementara itu, guru pembimbing MAPSI, Siti Halimatus Sa’diyah, M.Pd.I. didampingi Eva Setyawati, S.Pd.I., membeberkan bahwa kunci utama kesuksesan sekolah ini bukan sekadar mengejar piala, melainkan konsistensi dalam membangun karakter siswa melalui program keagamaan harian yang matang.
“Kuncinya ada pada pembiasaan karakter dan program yang rutin kita jalankan setiap hari, seperti kultum Jum’at, pembacaan juz 30, hingga salat berjamaah. Piala-piala ini adalah bonus dari proses panjang pembinaan karakter anak-anak,” jelas Siti Halimatus Sa’diyah.
Dari pembiasaan-pembiasaan itu, ungkap Siti Halimatus Sa’diyah, nantinya akan muncul bibit-bibit yang bisa dikembangkan. Dan kedepan, pembiasaan ini akan terus selalu dijaga dan dipertahankan, dan kalau bisa lebih ditingkatkan.
“Kita juga punya program andalan juga yang ini mungkin tidak dimiliki oleh SMP-SMP lain di Kabupaten Purworejo, yaitu pembiasaan untuk hafalan Juz 30. Kita di akhir bulan ini sudah merencanakan program untuk wisuda Tahfidz Juz 30,” ujar Joko Indarto menimpali.
Dengan keberhasilan ini, pihak sekolah berharap tradisi prestasi dan pembiasaan keagamaan di SMPN 8 Purworejo dapat terus dijaga, ditingkatkan, serta mampu membawa nama harum Kabupaten Purworejo di kancah Provinsi Jawa Tengah mendatang. (Jon)





