KORANJURI.COM – Kebanggaan besar menyelimuti civitas akademika SMPN 5 Purworejo. Dua siswa terbaiknya, Jauhari Al Husain (9A) dan RR Lulu Luthfia (9A), resmi terpilih untuk memperkuat Kontingen Cabang Purworejo dalam ajang bergengsi Jambore Nasional (Jamnas) ke-XII Tahun 2026.
Kegiatan berskala nasional ini diselenggarakan di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, dan dijadwalkan berlangsung selama sepekan pada 13 hingga 20 Agustus 2026.
Keberhasilan kedua siswa ini melalui proses perjuangan yang tidak instan.
Aribowo, S.Pd., selaku guru sekaligus pembina pramuka, menjelaskan bahwa mereka harus melewati tahapan seleksi yang sangat ketat di tingkat Kwarcab Purworejo, sebelum akhirnya bisa lolos memperkuat kontingen cabang.
Dari seleksi ketat yang meliputi aspek fisik, keterampilan kepramukaan, hingga kesiapan mental, Jauhari dan Lulu berhasil mengamankan tiket mewakili sekolah setelah bersaing dengan peserta lainnya.
“Proses pemberangkatan ini juga disuport dari orang tua masing-masing,” ujar Aribowo, Jum’at (14/08/2026).
Menurut Ari, baik Jauhari maupun Lulu dikenal sebagai siswa yang sangat aktif di bidang kepramukaan. Keduanya tergabung dalam Regu Dewan Penggalang dan kerap menorehkan keaktifan di berbagai perlombaan pramuka.
“Khusus untuk Lulu, prestasi akademis dan non-akademisnya juga teruji. Salah satunya pernah maju dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Cabang Ndagel,” ungkap Aribowo.
Kepala SMPN 5 Purworejo, Dwi Retno Untari, S.Pd., menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian siswanya. Pihak sekolah bahkan telah memanggil orang tua siswa ke sekolah untuk memberikan pembekalan dan motivasi khusus sebelum keberangkatan.
“Kami tentu sangat bangga dengan kemampuan skill kepramukaan kedua anak ini. Harapannya, setibanya di sana mereka bisa cepat beradaptasi, memperluas jejaring pertemanan dengan peserta dari seluruh Indonesia, dan nantinya sepulang dari sana dapat membagikan pengalamannya untuk memotivasi teman-teman yang lain di sekolah,” kata Dwi Retno Untari.
Ia juga menegaskan bahwa esensi utama dari Jambore Nasional bukanlah sekadar memburu piala atau kejuaraan, melainkan wadah pembentukan karakter yang kokoh, gemblengan mental, serta melahirkan jiwa kepemimpinan bagi generasi muda Indonesia.(Jon)





