KORANJURI.COM – Menjawab tantangan zaman dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, SMK YPP Purworejo menggelar acara Deklarasi Anti Kekerasan dan Guyub Rukun bertema “Kita Adalah Saudara, Mari Mengejar Mimpi Bersama”.
Kegiatan akbar ini berlangsung meriah di Indoor Aguna pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Acara penting ini dihadiri oleh Ketua Yayasan Pendidikan Pembangunan (YPP) Purworejo Djoko Priono, S.Sos., Kepala SMK YPP Purworejo Mugi Widodo, S.Pd., M.Pd., pengawas SMK dari Cabdin Wilayah IX Achmad Chamdani, M.Pd., serta jajaran komite sekolah.
Turut hadir pula unsur penting dari Kepolisian Resor (Polres) Purworejo, LPKA Kutoarjo, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk memberikan pengarahan langsung maupun motivasi kepada ratusan siswa yang hadir.
Kepala SMK YPP Purworejo, Mugi Widodo, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan demi mewujudkan visi sekolah sebagai pencetak SDM profesional dan berkarakter.
“Dengan deklarasi Anti Kekerasan dan Guyup Rukun ini Insya Allah ke depan kita berkomitmen untuk menjaganya. Kita harus berani menolak segala bentuk kekerasan, dari ucapan, tindakan dan perbuatan,” ujar Mugi Widodo di hadapan ratusan siswa.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa visi utama SMK YPP Purworejo adalah unggul dalam budi pekerti, berprestasi, dan siap kerja dengan dilandasi iman serta takwa.
“Salah satu penjabaran misinya adalah menciptakan pembelajaran yang ramah, aman, dan nyaman,” kata Mugi.
Pengawas SMK dari Cabdin Wilayah IX, Achmad Chamdani, M.Pd., memberikan apresiasi khusus atas terselenggaranya acara ini. Menurut data, dari sekitar 40 SMK yang ada di Purworejo, baru segelintir sekolah yang sigap melaksanakan deklarasi serupa, salah satunya SMK YPP Purworejo.
Dalam arahannya di hadapan siswa, Achmad Chamdani memberikan resep kunci kesuksesan, yakni dengan doa, usaha, ikhtiar, tawakal.
“Saya percaya siswa SMK YPP Purworejo ramah-ramah dan memiliki banyak prestasi baik tingkat kabupaten maupun provinsi,” ungkap Achmad Chamdani penuh bangga.
Rangkaian acara deklarasi diawali dengan pembacaan ikrar Deklarasi Anti Kekerasan dan Guyub Rukun yang dipimpin oleh perwakilan pelajar. Ikrar tersebut memuat poin-poin krusial, mulai dari menjaga diri dari perundungan (bullying), menolak segala bentuk tawuran, menjunjung asas kekeluargaan, hingga fokus belajar demi meraih prestasi.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan lembar deklarasi secara simbolis oleh Ketua Yayasan Djoko Priono, S.Sos., perwakilan LPKA Kutoarjo, Polres Purworejo, pengawas SMK, komite sekolah, kepala sekolah, serta para wakil kepala sekolah.
Suasana semakin bersemangat berkat sesi motivasi dari narasumber Polres, LPKA, dan FKUB, sebelum ditutup dengan penandatanganan massal oleh perwakilan guru serta siswa.
Abdul Karim, S.Pd., selaku Ketua Panitia kegiatan berharap, seluruh warga sekolah dapat kembali fokus mengejar mimpi, mengembangkan potensi diri lewat kegiatan positif, serta menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang aman dan menyenangkan.
Menurutnya, latar belakang pelaksanaan kegiatan ini, didasari oleh komitmen kuat internal sekolah untuk menyosialisasikan gerakan anti kekerasan kepada siswa maupun masyarakat luas.
“SMK YPP Purworejo menegaskan sikap menentang dan mengutuk segala bentuk kekerasan, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah, serta menghimbau para murid agar tidak mudah terprovokasi oleh hasutan negatif di media sosial,” tegas Abdul Karim. (Jon)





