HUT ke-68 SMPN 4 Purworejo, Wujudkan Generasi Berkarakter Menuju Masa Depan Gemilang

oleh
Pelepasan burung dara ke udara, menandai puncak peringatan HUT ke-68 SMPN 4 Purworejo - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Suasana meriah menyelimuti puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 SMPN 4 Purworejo yang jatuh pada Sabtu, 1 Agustus 2026.

Mengusung tema “Sinergi Mengukir Prestasi Merawat Tradisi untuk Menyongsong Masa Depan Gemilang”, rangkaian acara ini sukses menyedot perhatian ribuan warga sekolah dan masyarakat sekitar.

Puncak perayaan yang menandai perjalanan sekolah sejak 1 Agustus 1958 ini diawali dengan kegiatan jalan santai yang meriah. Tercatat 1000 lebih peserta tumpah ruah mengikuti jalan sehat ini.

Barisan terdepan dimeriahkan oleh penampilan memukau drum band kebanggaan sekolah, disusul iring-iringan karnaval kreatif dari para siswa yang mengenakan berbagai busana unik.

Secara seremoni, kegiatan jalan sehat dilepas oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Yudhie Agung Prihatno, S.STP., M.M.

Turut hadir pada kegiatan pelepasan ini Ketua PGRI Kabupaten Purworejo, jajaran pengawas, komite sekolah, para mantan kepala SMPN 4 Purworejo, para alumni, serta perwakilan orang tua siswa dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Saat melepas jalan sehat, Yudhie mengucapkan selamat ulang tahun ke-68 untuk keluarga besar SMPN 4 Purworejo. Apresiasi juga diberikan untuk sekolah dan panitia yang telah mengisi ulang tahun dengan kegiatan yang mengedukasi dan memberikan pengalaman dan harapan kepada anak-anak.

“Sehingga anak menjadi lebih percaya diri dan termotivasi untuk terus berprestasi dengan bimbingan ibu bapak guru yang mempunyai kompetensi,” ujar Yudhie.

Pada kesempatan tersebut, sebelumnya juga dilakukan pelepasan burung dara sebagai simbol perayaan dan rasa syukur.

Kepala SMPN 4 Purworejo, Teguh Prayitno, S.Pd., M.M.Pd., menyebut, pelepasan burung dara ini melambangkan doa, harapan, dan mimpi besar sekolah serta para siswa agar terus melangkah menggapai prestasi setinggi mungkin.

“Di usia yang ke-68 ini, intinya kami berharap anak-anak ini jadi anak Indonesia hebat, yaitu sehat, cerdas, dan berkarakter. Karakter adalah kunci utama yang akan membawa masa depan lebih gemilang menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Teguh, di sela kegiatan.

Beliau juga menegaskan bahwa penanaman karakter menjadi fondasi utama di sekolah melalui pembiasaan religius seperti salat dhuha, salat zuhur berjemaah, dan bersholawat, serta membangun iklim kolaborasi asah, asih, asuh antar siswa tanpa sekat.

Peringatan HUT tahun ini tidak hanya berpusat pada hari Sabtu saja, melainkan digelar meriah selama beberapa hari sebelumnya. Berbagai perlombaan tradisional yang membangkitkan nostalgia masa lalu turut dilombakan demi mempererat keakraban antar siswa, seperti lomba bakiak, permainan sudamanda dan lainnya.

Sehari sebelum puncak acara, pihak sekolah juga menggelar doa bersama serta lomba tumpeng antar kelas.

Selain jalan santai, panggung gembira, dan pengundian kupon berhadiah, perayaan hari ini juga dimeriahkan dengan bakti sosial berupa cek kesehatan gratis hasil kerja sama dengan SMK Kesehatan Purworejo.

Panggung pentas seni pun menjadi ajang unjuk bakat bagi siswa-siswi berprestasi serta persembahan spesial dari para alumni.(Jon)