Mudik Aman! Satpol PP Damkar Purworejo Siagakan 72 Personel dan 6 Pospam Sambut Lebaran 2026

oleh
Rapat koordinasi lintas sektoral dalam pengamanan lebaran 2026 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Menyambut momentum Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo mulai tancap gas. Sebanyak 72 personel lapangan disiagakan untuk cipta kondisi menjamin ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum) selama arus mudik dan balik.

Kepala Satpol PP Damkar Kabupaten Purworejo Siswantoro melalui Kabid Trantibumlinmas, Teguh Wibowo, mengungkapkan bahwa langkah strategis telah disusun melalui serangkaian rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata hingga Dinas Kesehatan.

Pemerintah Daerah melalui Satpol PP Damkar akan mendirikan enam Pos Pengamanan (Pos Pam) yang tersebar di titik-titik rawan kemacetan dan pusat keramaian.

Keenam lokasi tersebut adalah satu Pos Pam Induk di perempatan BRI Kutoarjo dan 5 Pos Pam yaitu di pertigaan Maron, pertigaan Plasa Purworejo, pertigaan Pasar Krendetan, perempatan Nampurejo dan perempatan Ketawang.

“Kami sudah melakukan pengecekan lokasi pada Senin (02/03/2026) dan Rabu (04/03/2026) kemarin bersama Kepolisian dan Dishub untuk memastikan titik ideal pendirian pos pam,” ujar Teguh pada Kamis (05/03/2026).

Menurutnya, salah satu poin krusial dalam persiapan tahun ini adalah pemberdayaan Satlinmas. Mereka akan diterjunkan langsung di zona lintasan jalan yang berisiko macet, terutama di area pasar tumpah.

Selain itu, pengamanan ketat akan dilakukan pada lintasan kereta api sebidang yang tidak berpenjaga (lintasan liar) di wilayah Bagelen, Purwodadi, Bayan, dan Butuh. Langkah ini diambil untuk mencegah kecelakaan di jalur kereta api selama frekuensi perjalanan kereta meningkat di musim lebaran.

“Kami telah melakukan rapat dan teman-teman Kasi Trantib Kecamatan akan berkoordinasi dengan desa/kelurahan agar potensi kemacetan disokong penuh oleh Satlinmas setempat,” tambah Teguh.

Pengamanan terpadu ini dijadwalkan mulai beroperasi pada 13 Maret hingga 27 Maret 2026. Personel Satpol PP akan bergabung dalam tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Dishub, tenaga kesehatan, serta relawan seperti Satlinmas, Pramuka, PMI.

“Ini adalah kerja kolaboratif dan sinergitas. Harapannya, kami dari Satpol PP Damkar dapat membantu mewujudkan kondisi trantib yang kondusif, sehingga masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun balik di wilayah Purworejo merasa aman dan lancar,” pungkasnya.

Untuk mendukung mobilitas di lapangan, Satpol PP Damkar juga menyiagakan 4 unit mobil operasional yang siap bergerak cepat jika terjadi gangguan ketertiban di titik-titik rawan dan 7 mobil Damkar yang siap mengatasi kebakaran tersebar di pos Kutoarjo, Purwodadi dan Mako Induk Satpol PP Damkar (Jon)