KORANJURI.COM – Menghadapi situasi darurat medis di tengah malam tentu menjadi momen yang mendebarkan bagi siapa saja. Pengalaman dramatis ini dialami oleh Marsito (60), seorang pensiunan yang tinggal di Bojong RT 03 RW 02, Sumberadi, Kebumen.
Beruntung, berkat kepesertaan aktif Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), ia berhasil melewati masa kritis hingga operasi tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun.
Kisah ini bermula saat Marsito mendadak merasakan nyeri hebat yang tak tertahankan pada pukul 01.00 WIB. Tanpa membuang waktu, ia langsung dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Dr. Soedirman Kebumen.
“Waktu itu kondisi saya kambuh malam hari dan sakitnya luar biasa, jadi langsung ke IGD. Setelah diperiksa dokter, ternyata saya terkena batu empedu dan harus segera dioperasi,” kenang Marsito, Senin (29/06/2026).
Ia kemudian menjalani operasi laparoskopi—tindakan bedah minimal invasif dengan pemulihan cepat. Selama masa rawat inap hingga dua kali kontrol pascaoperasi, Marsito mengaku sangat puas dengan pelayanan yang diterimanya. Seluruh tenaga medis melayaninya dengan ramah, cepat, dan profesional tanpa ada pembedaan.
Sebagai peserta JKN, Marsito mendapatkan hak kelas rawatnya secara penuh. Ia menegaskan bahwa selama perawatan, tidak ada pungutan biaya tambahan atau biaya tersembunyi. Semua fasilitas, termasuk obat-obatan yang dibutuhkan, disediakan langsung oleh rumah sakit sesuai indikasi medis.
Selain faktor biaya, hal yang paling disyukuri Marsito adalah kemudahan birokrasi. Saat melakukan kontrol rutin ke dokter spesialis bedah, ia tidak perlu lagi berdiri mengantre berjam-jam di rumah sakit.
Cukup dari rumah, anak Marsito memanfaatkan fitur antrean online di aplikasi Mobile JKN.
“Jadi ketika datang ke rumah sakit, prosesnya jauh lebih mudah, praktis, dan tidak perlu menunggu lama,” tambahnya.
Menanggapi pengalaman positif tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, Dina Diana Permata, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan transformasi mutu layanan melalui inovasi digital.
Fitur antrean online pada aplikasi Mobile JKN dirancang khusus untuk memberikan kepastian waktu pelayanan sekaligus mengurai penumpukan pasien di fasilitas kesehatan.
Namun, Dina juga mengingatkan pentingnya menjaga status kepesertaan agar tetap aktif.
“Kami berharap masyarakat memastikan kepesertaannya tetap aktif. Dengan begitu, saat membutuhkan pelayanan kesehatan, peserta bisa langsung mendapatkan layanan yang mudah, cepat, dan setara,” tutup Dina.(Jon)





