SMK Kesehatan Purworejo Gelar Perkemahan Bantara, Cetak Generasi Pemimpin Berkarakter 3T

oleh
Pembukaan Perkemahan Bantara SMK Kesehatan Purworejo - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – SMK Kesehatan Purworejo kembali menggelar agenda tahunan Perkemahan Bantara yang berlangsung selama dua hari pada 12–13 Agustus 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di kompleks sekolah ini diikuti oleh sekitar 56 peserta dari kelas XI.

Koordinator Pembina Pramuka SMK Kesehatan Purworejo, Faris Ridhar Rahman, S.Pd., Gr., menjelaskan bahwa peserta kegiatan ini terbagi menjadi dua kelompok utama.

Sebanyak 33 orang merupakan peserta biasa perwakilan sangga, sementara 23 orang lainnya adalah Calon Dewan Ambalan (CDA) yang wajib mengikuti seluruh rangkaian acara sekaligus dipersiapkan sebagai pengurus inti.

“Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kedisiplinan, menumbuhkan integritas dalam bersosialisasi dan berorganisasi, serta memperdalam ilmu kepramukaan dan kepemimpinan agar siswa mampu menerapkannya di masa depan,” ujar Faris saat ditemui di lokasi, Rabu (12/08/2026).

Rangkaian acara hari pertama dimulai pukul 07.00 WIB dengan upacara pembukaan, dilanjutkan sesi pemberian materi oleh Kepala Sekolah serta pemateri luar mengenai kepramukaan, integritas, kepemimpinan, dan sosialisasi organisasi.

Puncak acara yang paling ditunggu berlangsung pada malam hari hingga hari kedua. Dimulai pukul 00.00 WIB, peserta mengikuti kegiatan susur jalan, pengambilan bed Bantara, serta prosesi pelantikan Bantara.

“Keesokan harinya, rangkaian acara ditutup dengan upacara penutupan, pelantikan calon Dewan Ambalan, serta sesi kesan dan pesan,” terang Faris.

Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Nuryadin, S.Sos., M.Pd., menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan Kema Bantara ini.

Menurutnya, perkemahan ini merupakan bagian dari kurikulum pembinaan karakter sekaligus proses kaderisasi pergantian kepengurusan kepramukaan setiap tahunnya.

“Ini adalah bagian dari cara kita membentuk anak-anak agar disiplin, mempunyai karakter kebangsaan, cinta tanah air, serta bertanggung jawab terhadap bangsa dan negara,” ungkap Nuryadin.

Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan kepramukaan ini selaras dengan moto sekolah, yakni 3T (Tertib Ibadah, Belajar, Organisasi). Melalui wadah kepanduan, para siswa diharapkan mampu mengasah kemampuan berorganisasi.

“Sehingga kegiatan kepramukaan di SMK Kesehatan Purworejo semakin bergairah, maju, dan berprestasi di masa mendatang,” pungkas Nuryadin. (Jon)