Bupati Purworejo Gandeng Kementerian UMKM Perkuat Ekonomi Lokal di Purworejo Expo 2026

oleh
Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti dan rombongan saat menemui Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM RI, Riza Damanik, di Jakarta pada Senin (19/01/2026) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Menyambut momentum Hari Jadi Kabupaten Purworejo ke-195, Bupati Yuli Hastuti SH melakukan langkah strategis untuk mendongkrak kelas UMKM lokal.

Bupati menemui Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM RI, Riza Damanik, di Jakarta pada Senin (19/01/2026) guna memastikan dukungan pusat bagi gelaran Purworejo Expo 2026.

Kunjungan ini bukan sekadar audiensi formal, melainkan upaya sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah untuk menjadikan peringatan hari jadi sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan.

Bupati Yuli Hastuti menekankan bahwa Purworejo Expo yang dijadwalkan pada Februari 2026 merupakan panggung utama bagi potensi ekonomi lokal.

“Kami sangat mengharapkan arahan dan dukungan dari Kementerian UMKM. Secara khusus, kami mengundang Bapak Deputi untuk hadir langsung membuka Purworejo Expo nanti,” ujar Bupati.

Pada kesempatan tersebut Bupati didampingi oleh jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Purworejo yang terdiri dari Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Suranto SSos MPA, Asisten Administrasi Umum Budi Wibowo SSos MSi, Kepala Dinsosdaldukkb Andang Nugerahatara Sutrisno SSTP MSi, Kepala Dinkominfostasandi Ganis Pramudito SSTP MSi, serta Kepala DINKUKMP Kabupaten Purworejo Ir. Hadi Pranoto bersama Kabid Koperasi dan Usaha Mikro Rimi Ani SE MM.

Menanggapi permohonan tersebut, Deputi Bidang Usaha Mikro, Riza Damanik, menyambut baik inisiatif Pemerintah Kabupaten Purworejo dan menyatakan kesiapan kementerian untuk memberikan dukungan nyata.

Riza menjelaskan bahwa saat ini Kementerian UMKM tengah fokus membantu pemulihan ekonomi masyarakat korban banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara melalui sektor UMKM.

Lebih lanjut disampaikan, sebagai bentuk dukungan dan kolaborasi pada Purworejo Expo nanti, pihak Kementerian berencana membuka booth khusus yang akan memasarkan produk-produk UMKM dari tiga daerah terdampak bencana tersebut.

Riza menilai Purworejo adalah wilayah strategis dengan potensi ekonomi yang besar yang sejalan dengan target kementerian dalam upaya pengurangan kemiskinan ekstrem.

Riza Damanik juga memaparkan lima prioritas Kementerian UMKM tahun 2026 yang diharapkan dapat langsung diimplementasikan dalam gelaran Purworejo Expo.

Prioritas tersebut mencakup legalisasi dan sertifikasi perizinan, peningkatan kapasitas pelaku UMKM yang berfokus pada program afirmasi perempuan dan disabilitas, digitalisasi pasar, hingga akses pembiayaan melalui penyaluran KUR secara langsung di lokasi acara.

Selain itu, kementerian juga berkomitmen menghubungkan pelaku UMKM lokal dengan rantai pasok usaha besar seperti ritel modern.

“Kementerian UMKM akan mengundang lembaga-lembaga pembiayaan penyalur KUR dalam Purworejo Expo sehingga para pelaku UMKM dapat langsung terlayani,” ungkap Riza.

Sebagai tindak lanjut, pihak Kementerian meminta Pemerintah Kabupaten Purworejo segera menyiapkan data pelaku UMKM peserta expo agar proses fasilitasi terhadap lima prioritas tersebut dapat berjalan optimal selama kegiatan berlangsung. (Jon)