Dinpusip Purworejo Kembali Gelar Festival Literasi 2026, Siap Hadirkan Sejarawan Dunia

oleh
Kabid Perpustakaan Dinpusip Kabupaten Purworejo Sigit Sudibyo - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Purworejo dipastikan bakal jauh lebih meriah dan bermakna tahun ini.

Melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinpusip), Pemerintah Kabupaten Purworejo siap menggelar ajang tahunan Festival Literasi Purworejo 2026 selama 11 hari penuh, mulai 14 hingga 24 Agustus 2026.

Kepala Bidang Perpustakaan Dinpusip Purworejo Sigit Sudibyo menyebut, bahwa festival literasi ini bukan sekadar agenda perayaan kemerdekaan biasa.

“Ajang ini dirancang sebagai langkah strategis untuk memperkuat budaya membaca sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Purworejo,” ujar Sigit, Rabu (22/07/2026).

Daya tarik utama festival tahun ini terletak pada Pameran Buku Utama yang memboyong penerbit-penerbit raksasa nasional seperti Gramedia, Mizan, hingga Paguyuban Penerbit Jogja (PPJ). Ribuan judul buku dari berbagai genre akan disajikan dengan promo serta diskon menarik bagi para pengunjung.

Tak hanya bazar buku, panggung festival juga diproyeksikan menjadi ruang dialog ilmiah kelas dunia. Panitia tengah mengupayakan kehadiran Peter Carey, sejarawan kenamaan dunia asal Inggris yang masyhur lewat kajiannya tentang sejarah Jawa dan Babad Kedung Kebo.

Sesi literasi juga makin berisi dengan rencana kehadiran Dr. Sudibyo, M.Hum., pakar budaya yang akan mengupas tuntas sejarah lokal, Babad Kedung Kebo, hingga kekayaan gastronomi Purworejo.

Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati Creative Talk dan Talk show interaktif bersama para penulis pilihan Gramedia.

“Menghadirkan tokoh seperti Peter Carey adalah bagian dari upaya kami mengenalkan kembali sejarah lokal. Harapannya, masyarakat semakin bangga akan warisan budaya daerahnya sendiri,” jelas Sigit.

Festival Literasi 2026 tak hanya ramah bagi pencinta buku, tetapi juga membuka ruang kreativitas seluas-luasnya bagi anak muda, sekolah, dan komunitas seni lokal.

Festival tahunan ini akan dimeriahkan dengan Lomba Menyanyi Solo pada 19–21 Agustus 2026 untuk Pelajar (gratis) dan umum (tanpa batasan usia) bekerjasama dengan Radio Irama FM.

Ada Lomba Mewarnai Anak pada 23 Agustus 2026 di Pendopo Wakil Bupati di Kutoarjo (hasil kolaborasi Dinpusip, Gramedia, Agatis, dan Purworejo Fine Art/PFA), dengan peserta anak usia PAUD hingga SD Kelas 3.

Melalui perpaduan antara pameran buku, edukasi sejarah, hingga ajang unjuk bakat kreatif, Pemkab Purworejo berharap festival ini tak sekadar menjadi hiburan warga.

“Melainkan pemantik lahirnya generasi baru Purworejo yang gemar membaca, kritis, dan berwawasan luas,” pungkas Sigit. (Jon)