SMK TKM Teknik Purworejo Gelar Perkemahan Alih Golongan dan Pelantikan Saka Wira Kartika

oleh
Pembukaan Perkemahan Alih Golongan dan Pelantikan Saka Wira Kartika SMK TKM Teknik Purworejo - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – SMK TKM Teknik Purworejo menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Alih Golongan dan Pelantikan Saka Wira Kartika Ambalan Ki Hajar Dewantara.

Bertempat di Heroes Park Purworejo, kegiatan yang berlangsung selama dua hari, dari Sabtu (15/08/2026) hingga Minggu (16/08/2026) ini menjadi momentum penting bagi pembentukan karakter peserta didik.

Kegiatan yang diikuti 396 siswa kelas X dengan melibatkan 40 panitia ini dibuka secara resmi oleh Kepala SMK TKM Teknik Purworejo, Ki Murwanto, S.Pd., M.Pd., Sabtu (15/08/2026).

Waka Kesiswaan Shokhibul Arif, S.Pd., M.Pd., selaku ketua panitia kegiatan menyebut, dalam pelaksanaannya, pihak sekolah menjalin kolaborasi strategis dengan Kodim 0708 Purworejo untuk memberikan materi kepramukaan yang berkualitas dan berwawasan kebangsaan.

Kegiatan Persami (Perkemahan Sabtu-Minggu) ini dirancang sebagai wadah pendidikan karakter yang komprehensif. Arif menekankan pentingnya kegiatan di luar ruang kelas bagi pengembangan diri siswa.

“Alhamdulillah, kegiatan Persami Saka Wira Kartika yang kami laksanakan di sekolah ini merupakan salah satu bentuk kegiatan pendidikan karakter bagi peserta didik. Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya mendapatkan pengalaman tentang kepramukaan, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, kemandirian, kerja sama, tanggung jawab, dan kepemimpinan,” ujar Arif di sela kegiatan.

Ia menambahkan, keterlibatan Saka Wira Kartika diharapkan mampu menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan dan bangsa.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang di luar pembelajaran di kelas. Mereka belajar bagaimana bekerja dalam tim, saling membantu, menghadapi tantangan, sekaligus membangun rasa percaya diri,” tambahnya.

Selama dua hari, para peserta mengikuti serangkaian materi yang padat dan menantang. Pada hari pertama, setelah seremoni pembukaan, peserta menerima materi Bina Kamabigus, Wide Game, pendalaman Krida Saka Wira Kartika, hingga malam keakraban di seputar api unggun.

Memasuki hari kedua, kegiatan diawali dengan ibadah dan olahraga bersama, dilanjutkan dengan pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB).

Puncak acara diisi dengan Upacara Alih Golongan dan Pelantikan resmi perpindahan dari Pramuka Penggalang ke Pramuka Penegak.

Menurut Arif, tujuan dari kegiatan ini, melatih sikap disiplin, mental tanguh, serta rasa tanggung jawab, mengajarkan peserta untuk hidup mandiri dan terampil di alam terbuka, membangun kerja sama tim, solidaritas, dan rasa persaudaraan yang erat, serta memperdalam ilmu dasar kepramukaan.

“Harapan kami, anak-anak pulang bukan hanya membawa cerita tentang kegiatan Persami, tetapi juga membawa sikap yang lebih disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab. Semoga pengalaman ini menjadi bekal positif bagi mereka di sekolah maupun di kehidupan bermasyarakat,” pungkas Arif.(Jon)