KORANJURI.COM – Pengalaman praktis mengakses layanan administrasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dirasakan langsung oleh Yeni Andiyani (20), warga Kecamatan Poncowarno, Kabupaten Kebumen.
Sebagai peserta segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), Yeni memanfaatkan aplikasi Mobile JKN untuk mengecek status kepesertaan hingga memindahkan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) agar lebih dekat dari tempat tinggalnya.
“Menurut saya aplikasinya mudah digunakan karena bisa diakses dari mana saja. Biasanya saya menggunakan aplikasi ini untuk mengecek status kepesertaan. Saya juga pernah menggunakannya untuk pindah fasilitas kesehatan supaya lebih dekat dengan rumah,” ujar Yeni, Senin (27/07/2026).
Selama memanfaatkan Mobile JKN, Yeni mengaku makin familiar dengan berbagai fitur yang ada. Fitur-fitur tersebut terbukti mempermudah peserta memperoleh informasi maupun mengurus administrasi tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan.
Meski sempat mendapati kendala akibat lupa kata sandi akun Mobile JKN, Yeni dapat kembali masuk dengan mudah berkat fitur pemulihan kata sandi yang tersedia.
“Saya sempat lupa password akun Mobile JKN, tetapi setelah menggunakan menu lupa password, saya bisa masuk kembali. Setelah itu aplikasinya tetap bisa digunakan dengan baik dan sangat membantu kebutuhan administrasi saya,” tuturnya.
Atas kemudahan layanan digital ini, Yeni mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Mobile JKN secara optimal. Ia mengimbau peserta agar rutin memantau status kepesertaan JKN demi memastikan kartunya tetap aktif sehingga tidak menemui kendala saat mendadak butuh pelayanan medis.
“Menurut saya, mengecek status kepesertaan itu penting supaya kita tahu kepesertaan masih aktif dan tidak mengalami kendala saat membutuhkan pelayanan kesehatan. Mobile JKN memudahkan karena semua informasi bisa dicek langsung melalui handphone tanpa harus datang ke kantor,” tambah Yeni.
Di samping memanfaatkan layanan digital, Yeni juga sempat merasakan pelayanan langsung di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kebumen.
Menurut pengalamannya, petugas melayani secara cepat, ramah, dan informatif. Setiap pertanyaan dijawab secara jelas sehingga urusan administrasinya beres tanpa hambatan. Kepuasan ini membuat Yeni menilai bahwa baik layanan tatap muka maupun digital sama-sama memberikan kenyamanan prima.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, Dina Diana Permata, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus menghadirkan layanan yang mudah, cepat, dan setara bagi seluruh peserta JKN melalui transformasi digital.
Aplikasi Mobile JKN menjadi salah satu inovasi utama agar peserta bisa mengurus administrasi kapan saja dan di mana saja.
Disampaikan, Mobile JKN memang dihadirkan untuk memberikan kemudahan kepada peserta dalam mengakses berbagai layanan administrasi, mulai dari pengecekan status kepesertaan, perubahan data peserta, perpindahan fasilitas kesehatan tingkat pertama, antrean online, hingga berbagai informasi penting lainnya.
“Harapannya, peserta dapat memperoleh layanan dengan lebih praktis tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan,” terang Dina.
Kendati inovasi digital terus dipacu, Dina menegaskan BPJS Kesehatan tetap menyediakan pelayanan tatap muka yang prima bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan secara langsung. Seluruh kanal dibuka lebar agar peserta bebas memilih jalur layanan yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan seluruh kanal layanan yang telah disediakan, baik melalui Mobile JKN maupun layanan langsung di kantor. Selain itu, kami juga mengimbau peserta untuk secara berkala memastikan status kepesertaan JKN tetap aktif sehingga ketika membutuhkan pelayanan kesehatan, manfaat JKN dapat langsung digunakan tanpa kendala,” pungkas Dina. (Jon)





