Bentengi Pelajar dari Bahaya Narkoba, Pemkab Purworejo Gelar Sosialisasi P4GN

oleh
Foto bersama usai penandatanganan kerja sama (MoU) terkait pelaksanaan program P4GN di lingkungan sekolah/madrasah dan sekolah keagamaan di Purworejo - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Pemkab Purworejo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN).

Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat melalui Gerakan Ananda Bersinar menuju Indonesia Emas 2045” ini berlangsung di Hotel Sanjaya Inn, Purworejo, pada Senin (29/06/2026).

Acara ini dihadiri oleh sekitar 100 Kepala Sekolah SMP dan MTs Negeri serta Swasta se-Kabupaten Purworejo sebagai target utama.

Bupati Purworejo, Hj. Yuli Hastuti, S.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa dunia pendidikan memiliki peran yang sangat strategis dalam membentengi anak-anak dari pengaruh buruk narkotika.

Sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan kedisiplinan.

“Saya mengajak seluruh kepala sekolah, pengurus MKKS, KKM, serta seluruh insan pendidikan untuk terus memperkuat sinergi dengan orang tua dan pemerintah. Melalui Gerakan Ananda Bersinar, saya berharap lahir generasi Purworejo yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing untuk mewujudkan Purworejo Berseri dan Indonesia Emas 2045,” ujar Bupati.

Sebagai bentuk langkah nyata, dalam acara ini juga dilaksanakan penandatanganan kerja sama (MoU) terkait pelaksanaan program P4GN di lingkungan sekolah/madrasah dan sekolah keagamaan.

Kaban Kesbangpol Purworejo, Puguh Trihatmoko, S.H., M.H., didampingi Ketua Penyelenggara Nanang Agus Gutomo, memaparkan data keprihatinan nasional. Mengutip data BNN, angka prevalensi penyalahgunaan narkoba terus mengancam kelompok usia produktif (15-24 tahun), termasuk kelompok pelajar.

“Tantangan utama yang dihadapi saat ini meliputi pengaruh teman sebaya, rasa ingin tahu yang tinggi tanpa filter informasi, serta kurangnya komunikasi antara anak, keluarga, dan sekolah,” ujar Puguh.

Melalui sosialisasi intensif ini, para kepala sekolah diharapkan dapat pulang membawa strategi matang dan menjadi penggerak atau pelopor anti-narkoba di lingkungan sekolahnya masing-masing demi memutus mata rantai peredaran obat terlarang di Kabupaten Purworejo.

“Tujuan dari kegiatan ini untuk memperkuat benteng pertahanan sekolah dalam mendeteksi dan mencegah peredaran gelap narkoba sejak usia dini,” ujar Nanang menambahkan.

Menyambung hal tersebut, Kepala BNNK Magelang, Kombes Pol Nono Suryanto, S.I.K., M.H., mengungkapkan fakta mengejutkan mengenai jenis obat-obatan yang marak disalahgunakan oleh para pelajar di wilayah zonasi tugasnya, termasuk Purworejo.

Jenis obat keras seperti triheksifenidil atau yang populer disebut “pil sapi” menjadi ancaman terbesar bagi pelajar karena harganya yang murah dan terjangkau kantong anak sekolah.

“Karena pil sapi masuk dalam ranah Undang-Undang Kesehatan (menggunakan resep dokter) dan bukan UU Narkotika No. 35 Tahun 2009, BNN memperkuat kolaborasi bersama jajaran Satnarkoba Polres Purworejo untuk menindak tegas para pengedarnya,” kata Kombes Pol Nono.

Pemerintah menegaskan bahwa penanganan narkoba kini masuk ke dalam program prioritas Asta Cita Presiden. BNNK Magelang mengimbau kepada masyarakat dan pihak sekolah untuk tidak takut melaporkan jika ada indikasi anak didik atau keluarga yang terjerumus.

“Seandainya ada tetangga, teman, atau saudara yang menjadi pengguna, jangan takut untuk direhabilitasi. Kami dari BNN memfasilitasi rehabilitasi secara gratis, tidak dimasukkan ke ranah pidana dan kami menjamin kerahasiaan privasinya,” tegas Kombes Pol Nono Suryanto.

Dalam sosialisasi ini juga dihadiri beberapa narasumber lainnya, AKP Amirudin Zulkarnain, S.H., (Kasat Narkoba Polres Purworejo), Yudhie Agung Prihatno, S.STP., M.M., (Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan Purworejo), H. Mukhlis Abdillah, S.Ag., M.H., (Kepala Kantor Kemenag Purworejo) dan dari Komisi 1 DPRD Kabupaten Purworejo, Budi Sunaryo. (Jon)