Kupas Tantangan Rimba, MDMC Jateng Gembleng Relawan SAR di Purworejo

oleh
Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) SAR Madya Jungle Rescue di kawasan Gunung Telon, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – MDMC Jawa Tengah menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) SAR Madya Jungle Rescue di kawasan Gunung Telon, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo.

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari dari Rabu (23/09/2026) hingga Minggu (27/09/2026) ini diikuti oleh 15 peserta anggota SAR Muhammadiyah dari berbagai kabupaten di Jawa Tengah.

Ketua Panitia Kegiatan, Nurmansyah Alami, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di kawasan Gunung Telon didasarkan pada karakteristik kontur topografinya yang berbukit.

Medan tersebut dinilai sangat representatif untuk menguji pemahaman medan serta navigasi peta para relawan.

“Dengan kondisinya tersebut bisa mempresentasikan kondisi pegunungan yang menuntut pemahaman medan dan peta yang sesuai untuk digunakan pelatihan,” ujar Nurmansyah, Kamis (24/09/2026).

Program kerja MDMC Jawa Tengah ini, jelas Nurmansyah, difokuskan untuk meningkatkan kapasitas relawan melalui kompetensi SAR gunung hutan tingkat madya.

Materi yang diberikan meliputi Ilmu Medan Peta Kompas (IMPK), manajemen perbekalan, Medical First Responder (MFR), evakuasi di medan sulit, hingga manajemen operasi penyelamatan.

“Materi-materi tersebut disampaikan langsung oleh instruktur MDMC yang telah tersertifikasi SAR serta dokter spesialis,” ungkap Nurmansyah.

Melalui simulasi lapangan yang mendekati kondisi kedaruratan nyata di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya, kegiatan ini diharapkan mampu menjawab tantangan ekstrem penyelamatan di hutan rimba.

“Kepada masyarakat agar senantiasa membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai sebelum berkegiatan di alam bebas guna menghindari risiko tersesat maupun kondisi darurat lainnya,” pungkas Nurmansyah.(Jon)