Anggaran Sejumlah OPD Purworejo Dipangkas, DPRD Pastikan Program Prioritas Tetap Aman

oleh
Rapat pembahasan KUA-PPAS Perubahan APBD 2026 di DPRD Kabupaten Purworejo, Senin (03/08/2026) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Penyesuaian anggaran menjadi sorotan utama dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran 2026.

Di tengah keterbatasan fiskal daerah, anggaran sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) resmi dipangkas, namun DPRD memastikan program-program prioritas yang mendesak bagi masyarakat tetap mendapat perhatian penuh.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Purworejo, Awan Yoga Kurniawan, usai rapat pembahasan KUA-PPAS Perubahan APBD 2026 di ruang rapat komisi, Senin (03/08/2026).

Awan menjelaskan, pada hari itu Komisi II mengundang empat OPD, yakni Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Sebelumnya, Komisi II juga telah melakukan pembahasan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) serta Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Dinperkimtan).

“Hari ini pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun 2026. Ada empat dinas yang kita hadirkan, sedangkan pada Sabtu lalu kita sudah melakukan pembahasan dengan DPUPR dan Dinperkimtan. Jadi total ada enam dinas yang kita lakukan pendalaman,” ujarnya.

Menurutnya, secara umum tidak ditemukan persoalan yang menonjol dalam pembahasan masing-masing OPD. Namun, hampir seluruh perangkat daerah mengalami penyesuaian berupa pengurangan anggaran sebagai bagian dari penataan belanja daerah.

“Secara global rata-rata ada pengurangan anggaran, tetapi di dalam sub kegiatannya ada beberapa yang justru ditambah karena disesuaikan dengan tingkat urgensinya,” jelasnya.

Ia menambahkan, Bapperida menjadi salah satu OPD yang memperoleh tambahan anggaran karena dinilai membutuhkan dukungan anggaran untuk menjalankan program yang menjadi prioritas.

Awan berharap proses pembahasan KUA-PPAS Perubahan APBD 2026 dapat menghasilkan kebijakan anggaran yang lebih efektif, sehingga setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Purworejo. (Jon)