KORANJURI.COM – Komisi III DPRD Kabupaten Purworejo berhasil mendorong kenaikan target Pendapatan Asli Daerah dari sektor parkir pada APBD Perubahan 2026. Nilainya naik Rp336.657.000 dibanding target sebelumnya.
Hal itu disampaikan langsung Ketua Komisi III DPRD Purworejo, Tursiyati, usai pembahasan KUA-PPAS Perubahan 2026 bersama Dinas Perhubungan, Kamis (06/08/2026).
“Alhamdulillah kita bisa menaikkan target sebesar Rp336.657.000. Ini merupakan kerja keras Komisi III bersama Dishub,” ujar Tursiyati.
Dari total kenaikan tersebut, Rp291.657.000 berasal dari Parkir Tepi Jalan Umum atau TJU. Sementara Rp45.000.000 dari Tempat Khusus Parkir atau TKP.
Untuk sektor lain di luar parkir, target Dishub tidak mengalami perubahan.
Dengan kenaikan ini, total target pendapatan Dishub pada APBD Perubahan 2026 menjadi Rp7.106.396.420. Angka ini naik dari target sementara di KUA-PPAS awal sebesar Rp6.769.739.420.
“Harapan kami tentu seluruh target tersebut dapat tercapai dan terealisasi dengan baik,” katanya.
Namun di balik kenaikan target, Komisi III menyoroti realisasi pendapatan parkir yang masih rendah. Data per Agustus 2026 menunjukkan ada 2 rayon parkir di wilayah Kota Purworejo dengan capaian di bawah 30 persen.
Tursiyati meminta Dishub segera bergerak cepat. Bukan hanya memberi teguran, tapi juga melakukan investigasi menyeluruh.
“Kami memberikan warning kepada Dishub agar segera mengambil langkah-langkah. Inventarisasi dan investigasi harus dilakukan untuk mengetahui apa penyebab rendahnya capaian di rayon tersebut,” tegasnya.
Menurutnya, evaluasi harus menyasar manajemen, tata kelola, hingga SDM juru parkir. Jika pembinaan tidak membuahkan hasil, Komisi III mendorong adanya penyegaran personel.
“Kami ingin parkir benar-benar dikelola sesuai potensi yang ada. Jangan sampai potensi besar tetapi realisasinya jauh dari harapan,” katanya.
Saat ini Dishub juga sedang menggandeng Universitas Gadjah Mada untuk mengkaji potensi parkir di Purworejo. Hasilnya ditarget selesai akhir Agustus 2026.
“Nanti setelah kajian UGM selesai, kami akan melihat sejauh mana hasilnya. Harapan kami, pengelolaan parkir ke depan semakin baik dan pendapatan daerah dapat terus meningkat,” pungkas Tursiyati. (Jon)





